Jumat, 08 April 2016

Me-Review Literatur


*Tanggal 16 Maret 2016*

Pukul 13.00, hasil Tugas Menulis 1  dibagikan melalui ketua kelas. ketua kelas membagi hasil tugas saat jam makan siang- kita satu kelas selalu makan siang bersama, saat ini makan siang di Kantin Hukum UI- melihat nilai kita masing-masing semua senyum nyengiir... hi hi hi

Jam 15.00 tepat, kelas Proposal Tesis dimuali, hari ini dosen membahas kesalahan-kesalahan yang banyak dilakukan dalam pengerjaan rangkuman literatur kemarin.  Dan dosen menegaskan kembali bahwa review literatur yang baik adalah ketika orang lain membaca review yang telah kita buat mereka bisa paham dengan benar tanpa membaca jurnalnya, review literatur simpel, padat dan jelas. Review literatur yang dibuat adalah yang terbaru, relevan dengan topik sehingga diketahui kesenjangan antara hal yang sudah diketahui dengan hal yang belum atau hal yang penting untuk diketahui. J eemh.. berarti hasil pekerjaanku harus uji keterbacaan, nanti coba dibaca  sekalian dikoreksi sama temanku satu kelas dia jalur magister psikologi fast track langsung S3 dia tidak ikut matkul proposal thesis langsung matkul proposal disertasi dengan tugas yang lebih beraaaaat, sebut saja namanya diki.  
Kemudian dosen menjelaskan materi hari ini yaitu mengenai “menulis bagian pengantar”. Isi komponen dalam pengantar, meliputi : mengapa topik ini penting untuk dibahas, didalam pengantar juga dicantumkan review literatur yang mendukung terutam untuk studi acuan dijelaskan dengan dijabarkan agak detail, didalam pengantar terdapat pertanyaan penelitian dan hipotesis penelitian serta rasionalisasi hipotesis. Fungsi dari bagian “Pengantar”, adalah untuk menjelaskan alasan untuk dilakukannya studi, dipaparkan pula bahwa bagian pengantar adalah bagian yang paling sulit karena secara padat memuat review literatur yang relevan, pentingnya studi dilakukan, hipotesa dan rasionalisasinya. (O’shea, Moss & McKenzie,2007)
 Dosen juga mengingatkan bahwa alinea pertama adalah magnet sekaligus memberi intuisi pada topik. Membaca ‘pengantar’ ibarat makan nasi goreng jika awalnya  tidak enak maka tidak akan diteruskan  makan, dan ‘pengantar’ akan dikembalikan sampai mendapatkan hal yang menarik dan berintuisi. Ada beberapa strategi  dalam membuat ‘pengantar’(Kendall, Slik & Chu, 2006), meliputi : deskripsi gejala, adanya ajuan pertanyaan, memaparkan fakta statistik atau fakta sejarah, menyatakan bahwa sedikit studi yang meneliti, dan adanya  pengandaian-andaian.

Masuk pada Tugas Menulis 2 adalah menulis proposal dari pengantar atau pendahuluan sampai hipotesis. Seperti yang sudah dibagikan kelompok, bahwa yang mengumpulkan tugas menulis 2 dan menjelaskan ke depan kelas adalah fajar dan angga. Yang lainnya presentasi dan dikumpul pada jadwalnya masing-masing. J Kira-kira jadwalku akhir april untuk presentasi pendahuluan sampai metodologi penelitian.
Dosen mengingatkan kuliah minggu depan diganti hari selasa tidak hari rabu, kuliah minggu depan kuliah umum oleh Pak Harry S tentang meta-analysis . Tugas terkait meta-analysis dikumpulkan sebelum masuk kuliah umum ke ketua kelas. Jangan sampai terlambat karena kelas auditorium akan penuh.  J rasanya tidak mungkin sekali minggu tanpa tugas.
Tugas pertemuan materi meta-analysis, memahami jurnal “Are Implicit and Explicit Measures of Self-Esteem Reated? A Meta-Analysis for the Name-Letter Test” oleh Krizan&Suls, 2008. Dengan menjawab beberapa pertanyaan:
1. Dari membaca jurnal tersebut, tebaklah kira-kira apa esensi dari meta-analysis?
2. Ceritakan metode penelitiannya?
3. Untuk setiap studi, data apa saja yang dikode?
4. Mengapa jumlah studi tidak sama dengan jumlah analisis?
5. Analisis apa saja yang dilakukan?
6. Ceritakan temuan penting mengenai hubungan implicit dan explicit self esteem?



Tidak ada komentar:

Posting Komentar