Minggu, 24 April 2016

Barokah Ber-PMII: Dulu Keliling Rayon-Rayon Sekarang Keliling Kelurahan-Kelurahan 2

Berlanjut pada kepengurusanCabang Malang, Mas Iden ketumnya, saya sebagai anggota KOPRI. Pertengahan kepengurusan saya memutuskan untuk pindah kerja di Bangil-Kab. Pasuruan.

KOPRI
Kegiatan KOPRI Cabang Kota Malang Tahun 2012

Barokah PMII, senior Rayon memberi tahu lewat FB grup rayon bahwa ada pekerjaan sebagai Konselor KDRT di sebuah LSM. Tak ragu saya mengambil kesempatan itu untuk mengaplikasikan ilmu psikologiku. Dan saya diterima di LSM tersebut. Senin sampai jumat saya di Bangil, sabtu-minggu sengaja pulang untuk mengikuti kegiatan PMII. Tidak punya pacar saat itu jadi bermalam minggu bersma sahabat-sahabat PMII. Senin-jumat saya berPMII di Pasuruan -andai ada kebijakan berpindah cabang mungkin saya sudah pindah ke Cabang Pasuruan-, hihi aktif mengikuti kegiatan diskusi PMII Staipana dan Yudharta, kenal dengan sahabat-sahabat cabang Pasuruan dan beberapa senior Pasuruan karena di LSMku pun 2 orang adalah  IKAPMII Pasuruan, dan sering juga diajak beliau-beliau untuk ikut pertemuan dengan IKAPMII Pasuruan. 

Barokah ber-PMII: Dulu Keliling Rayon-Rayon Sekarang Keliling Kelurahan-Kelurahan

BerPMII-lah karena PMII akan membawa barokah untuk kader-kadernya. 

Saya yakin setiap kader mempunyai pengalaman religuisitas sendiri ketika berproses di Organisasi PMII, begitu pun saya. Setiap liku kehidupan saya tak luput dari barokah berPMII.

Rayon Penakluk Al- Adawiyah
Rayon Penakluk Al- Adawiyah
Keputusan menjadi anggota PMII adalah awal perjalanan yang akan kamu banggakan –jika kamu PMII- dan saya bangga saya anggota PMII. Menjadi anggota PMII diawal masuk kuliah kalian akan mendapatkan apa yang kalian harapkan, teman, sahabat, ilmu, praktek keilmuwan dan tentunya praktek berorganisasi. Rayon Al Adawiyah menjadi ruh saya dalam berproses di Organisasi tercinta ini.  Ditunjuk menjadi ketua Kemah Kader Rayon (KKR) membuat saya belajar tentang menangani segala perbedaan individu untuk meraih  tujuan bersama, yaitu keakraban, ilmu dan having fun. Berproses di Rayon Al Adawiyah memenuhi segala tugas perkembangan  akhir masa remaja saya, 17 tahun, ya usia saya lebih muda dari teman-teman sebaya saya.

Rabu, 20 April 2016

Perbaikan Pendahuluan


           Setiap hari sebisa mungkin sempatkan mencicil mengerjakan tugas mata kuliah apapun, karena tugas lain pasti akan mengantri untuk dikerjakan, termasuk tugas proposal tesis ini setiap minggu pasti wajib untuk membuat perbaikan sesuai evaluasi yang telah didapat dari kuliah sebelumnya. Pengumpulan perbaikan yang biasanya dikumpulkan hasri selasa maju menjadi hari senin.

*Kamis 14 April 2016*
Memahami kembali studi acuan sampai pada detail metodologi penelitiannya.

*Jumat 15 April 2016*
Membuat konsep perbaikan proposal thesis.

*Sabtu, 16 April 2016*
Membaca kembali teori jurnal literatur, mencari artikel eksemplar, dan mencari jurnal yang berhubungan.

Jurnal Psikologi
Artikel Eksemplar

Menulis Pendahuluan

           Menulis tesis bisa di ibaratkan sebagai batu besar yang wajib dilalui. Dan percayalah butuh waktu dan kesabaran untuk melewati batu besar itu. Lebih baik merasakan sedikit demi sedikit payahnya sekarang daripada diakhir nanti terlalu berat untuk melewati batu besar ini.

Matakuliah bimbingan proposal tesis didapat di semester 2, disini yang menjadi kebanggaan terhadap kampus baru UI ini. Persiapan tesis di gembleng pada mata kuliah proposal tesis. Dosen yang membimbing juga sangat disiplin. Di matakuliah ini kita juga dikenalkan calon dosen pembimbing tesis. Hasil akhir mata kuliah ini adalah proposal tesis yang akan dimajukan di semester 3, dan harapannya semester 3 sudah mulai penelitian sambil jalan kuliah. Akhir semester 3 lulus. Aamien..

*Tanggal 9 April 2016*
Seharian di depan lapy untuk mencari kata pembuka di pendahuluan. Kalimat awal haruslah menarik pembaca dan memberikan insight isi penelitian. 

Ini salah satu jurnal atau artikel yang  dianalisis sebagai literatur.

Jurnal Psikologi
Salah Satu Artikel Literatur

Rabu, 13 April 2016

Masakan yang bakal bikin suami kangen terus..

Masakan yang bakal bikin suami kangen terus..


Mau cobain ?? masakan kali ini adalah masakan terlezat kata suamiku, suamiku paling suka masakan bersantan. Kalo aku suka juga sih cuman karena agak asam lambung jadi jarang juga masak yang bersantan. Kalo suami lagi bener-bener pingin masakan bersantan, aku masakin lodeh. Tapi kali ini bukan tentang lodeh, tentang  masakan tidak pakai santan. Tapi pakai cinta.. hihiiii

Olaha Mujair Lezat
Mujaer Malarindu
Pagi itu sedang tidak ada jadwal kuliah dan tugas kuliah juga sudah beres. Saatnya bereksperimen, mencoba masakan baruuuu... belanja bahan masakan tidak jauh dari rumah, supaya efisien naik motor belanja diantar suami. Hehe hal yang membahagiakan adalah belanja di temani suami... mumpung masih kemanten anyar... menikmati masa-masa kemanten anyar, kemana-mana berduaa......  

Jamur Pedas Obat Rindu

Jamur Pedas Obat Rindu

Suatu saat,  aku bener-bener lagi kangen ibu, kangen ceker pedas ibu juga.. sediiih....

Susah sih disini cari ceker –karna belum pernah kepasar-, dideket rumah ada tukang sayur langganan, jual daging ayam tapi gak bisa beli cekernya aja...

Kali Ini aku memasak karna tidak ada ceker aku ganti jamur, masakan ini bikin aku bahagia.. obat rinduku pada ibu....

Bumbu hampir sama dengan ceker pedas yang biasa ibuku masak, tapi kali ini tanpa santan dan cekernya di ganti jamur.

Jamur Pedes
Jamur Pedas Obat Rindu

Memasak... “Bisa karna terbiasa”


“Bisa karna terbiasa”, pepatah yang pas buat  aktifitas satu ini -Memasak-


Pernah denger langsung pernyataan atau pertanyaan ini.. : Mau menikah, emang dah bisa masak?? Perempuan kok gak bisa masak?. Aah aku belum siap nikah karna belum bisa masak. dll

Heheh kalo aku ada pengalaman, saat itu liburan sekolah -SMA- menginap di rumah paman di desa Poncokusumo Malang lereng Gunung Semeru. Om aku baru saja menikah jadi belum begitu kenal dengan keluarga dari istri omku. Hampir seminggu menginap disana, suatu hari saat itu ada adik dari tanteku yang seumuran denganku ikut menginap juga, Fatimah namanya. Biasalah perempuan ngobrol sana sini, dan untuk makan siang tante menugasi aku dan  Fatimah memasak. Ehmmm.... goreng-goreng sih aku bisa gumamku dalam hati. Dengan lihai fatimah mengambil bumbu masak dan mulai meracik masakan. Ooohhh aku tidak lancar seperti itu. “Mbak mega masak ikannya saja, aku masak sayurnya” kata fatimah. Ehmmmm iyaaah. Bumbu ikannya apa yaaa? Tanyaku pelan, “Katanya sekolah SMA kok gak bisa masak?hehehe” jawab fatimah dengan polos. Aku hanya diam dan memaklumi keadaan, keadaanku yang memang gak bisa memasak, dan  komentar polos dari saudaraku yang baru aku kenal itu.hihi Hal yang menyadarkanku kalo aku dah mulai dewasa dan sepertinya harus bisa memasak..

suami idaman
Suami Idaman